Modem GPRS dengan DG 568 Harajuku

dicurahkan fightmaster dalam IT pada 14-02-2010 10:24

Berawal dari tewasnya handphone istri, terpaksa handphone SE K800i kesayangan pun hijrah ke tangan istri.  Tak apalah…toh kedua-duanya memang kesayanganku. Tinggal sekarang bagaimana caranya mendapatkan handphone baru yang fiturnya nggak kalah jauh dengan yang pernah aku pegang tapi dengan harga yang semurah-murah banget. Gile…otak bisnis banget gw ! . Bukan apa-apa siih, maklum dompet keluarga lagi sekarat.

Mulailah aku berjuang  (*emang mo perang bung??) berselancar di internet. Browsing, searching, finding, looking for, …(*halah…sama aja itu mah) informasi mengenai handphone-handphone murah. Bahkan di setiap situs toko HP yang aku kunjungi semuanya aku filter pencariannya dengan “harga dibawah 1 juta” hahahhahaha. Menyedihkan banget ya? Yang penting kan ganteng! (*narsis is number 1). Akhirnya sampailah pada handphone DG 568 Harajuku keluaran D-One sebagai pemenang sayembaranya. Selesai menghitung kancing baju untuk memilih tempat membeli, melesatlah aku ke Point Square Lebak Bulus sebagai pemenang tender kancing baju untuk pemilihan tempat. Dalam waktu 3 jam, ditanganku telah tergenggam sesosok D-One DG 568 Harajuku.

Semua fitur sudah saya coba dan tidak ada masalah yang berarti.  Masih wajarlah untuk handphone sekelas itu. Kata orang jawa, “murah kok njaluk slamet” hahahhaa. Akan tetapi dibandingkan dengan handphone-handphone lain dengan harga segitu handphone ini memiliki banyak kelebihan, untuk kebutuhanku tentunya. Hanya saja yang sangat mengganggu, driver modem MTK (terkoneksi menggunakan USB COM Port) yang menyertainya tidak dapat di-install di notebook HP Compaq CQ40-108TU andalanku di bawah platform Windows XP SP2 . Satu-satunya solusi untuk dapat terkoneksi hanya dengan modem bluetooth standard yang hampir selalu ada di setiap notebook berplatform windows XP.

Yang membuat saya sedikit kerepotan adalah handphone ini menggunakan Dual SIM card dengan setting account data yang terpisah untuk setiap slot SIM card. Dan sampai sekarang saya masih belum dapat menggunakan koneksi bluetooth untuk SIM Card yang kedua . Sehingga usahaku aku fokuskan pada koneksi bluetooth pada SIM Card utama. Setting mulai saya lakukan pada handphone dengan langkah-langkah sebagai berikut (untuk kartu Simpati dan IM3) :

  • Pelayanan->Data account->GPRS (untuk kartu Simpati dan IM3)
  1. Ubah pada account Telkomsel GPRS (saya lebih suka menggantinya menjadi GPRS meskipun sebenarnya nggak penting untuk mengubah nama account)
  2. APN : telkomsel (kartu simpati) atau indosatgprs(kartu IM3)
  3. Nama Pengguna : wap (kartu simpati) atau  indosat(kartu IM3)
  4. Password : wap123 (kartu simpati) atau gprs(kartu IM3)
  5. Jenis pengenalan : Normal
  6. selebihnya saya biarkan default
  • Pelayanan->WAP->Pengaturan->Profiles->SIM1->Add New
  1. Profile Name : tselgprs (simpati) atau indosatgprs(IM3)
  2. Homepage : http://wap.telkomsel.com
  3. Data Account : GPRS (tergantung nama account yang tadi dibuat)
  4. Connection type : HTTP
  5. Use Proxy : Tidak
  6. Nama Pengguna dan password tidak diisi

kemudian saya beralih ke Notebook saya untuk melakukan setting modem bluetoothnya. Kebetulan di komputer saya sudah terinstall Bluetooth Modem standard dari driver bawaan HP Compaq Presario, jadi selanjutnya saya tinggal melakukan setting saja.

  1. Control Panel->Phone and Modem Options->Modems
  2. Pilih Bluetooth Modem, klik properties
  3. Pada Diagnostics, klik Query Modem. Apabila query ini menghasilkan command dan response, berarti notebook telah terkoneksi dengan Dial-Up Networking (DUN) bluetooth pada handphone.
  4. Selanjutnya pada Advanced,
  5. ketik  pada Extra initialization command : AT+CGDCONT=1,”IP”,”telkomsel” untuk kartu simpati atau AT+CGDCONT=1,”IP”,”indosatgprs” untuk kartu IM3
  6. Klik OK untuk mengakhiri setting modem pada notebook

Untuk dapat melakukan koneksi internet menggunakan modem yang sudah di setting tersebut, saya harus memilliki Network Connection sebagai pintu penghubung notebook saya dengan modem yang tersedia. Lalu saya membuat sebuat koneksi sebagai berikut

  1. Control Panel->Network Connections->Create New Connections
  2. Pilih Connect to Internet, klik next
  3. Pilih Set up my connection manually, klik next
  4. Pilih connect using a Dial-Up Modem, klik next
  5. ISP Name : internet DUN , klik next
  6. phone number : *99***1#, klik next
  7. masukkan user name dan password yang sama dengan user name dan password pada setting account GPRS di handphone, klik next dan Finish

Kemudian pada network connection di notebook saya telah bertambah satu connection lagi bernama internet DUN . Dengan  semangat 2010 (*soalnya tahun ‘45 belum ada internet), koneksi ini saya dial….dan SUKSES!

Sayangnya ketika bandwithnya saya cek di http://www.sijiwae.net/speedtest, kecepatan koneksinya hanya mencapai 27 Kbps dengan transfer rate 3,4 K bytes/sec. Yah maklumlah, GPRS gitu loh….padahal koneksi DG 568 harajuku sendiri sudah menggunakan EDGE. Tapi nggak apalah, yang penting saya sudah bisa berselancar lagi menggunakan notebook.


Fightmaster Junior menyapa

dicurahkan fightmaster dalam Just Diary pada 13-01-2010 22:34

Kebahagiaan orang-orang pada pesta tahun baru 2010 kemarin, tidak bisa mengalahkan kebahagiaanku saat ini.  Setitik cikal bakal “fightmaster junior” berumur 1 bulan  pada foto USG rahim istriku membuatku tidak mampu berkata-kata lagi selain “alhamdulillah”. Benar, istriku hamil! Jika Allah mengijinkan, 8 bulan lagi aku akan menjadi seorang suami yang berlabel ‘Bapak’. Maha Besar Engkau, Wahai Maharaja Arwahku.

Impian kami untuk menjadi keluarga yang lengkap telah meningkat satu fase. Aku bahkan tidak peduli lagi dengan padatnya jadwal kesibukan, banyaknya tanggungan pekerjaan di kantor maupun project2 sampingan yang telah mendekati deadline. Yang ada dalam pikiranku saat ini hanyalah bagaimana memanjakan istri dan jagoan cilik ini.  Tanpa aku sadari, rejeki si junior ini pun telah diturunkan oleh Allah bersamaan dengan terciptanya sang insan.  Post ini aku tuliskan untuk sedikit mencubit kesadaranku. Jika suatu saat aku dapat membaca kembali tulisan ini, artinya saat ini aku tidak sedang tidur dan bermimpi indah. Seorang bajingan seperti aku bisa memiliki keluarga yang begitu bahagia, aku tidak sedang bermimpi kan? Ya Allah, jika aku sedang bermimpi, kumohon jangan bangunkan aku selamanya dari mimpi ini.

Ketika kebahagiaanku tiba

dicurahkan fightmaster dalam Just Diary pada 20-12-2009 22:47

Wuaaaahhh…lama banget aku ga ngeblog. Sejak post terakhir tentang kekecewaan Ramadhan atas diriku. Kesibukan-kesibukan harian telah membuatku meninggalkan surga cyberku ini.

Di akhir Ramadhan kemarin kulepaskan masa lajangku dengan menikahi bidadari hatiku di sebuah kota santri. Kehidupanku berlanjut dalam sebuah keluarga kecil bahagia di tengah padat dan sumpeknya kota metropolitan ini. Tiga bulan telah terlewati tanpa terasa karena kebahagiaan ini. Kehidupan religius pelan-pelan mulai aku jalani atas bimbingan istri tercinta dalam menata hati ini. Tiada lain yang pantas aku lakukan selain bersyukur atas anugerah ini.

Di sisi lain, pekerjaan di profesiku mulai berdinamika. Diangkat menjadi karyawan tetap, namun justru turun posisi. dengan alasan skill dan kemampuan yang minim.  Atasan pun berpindah tangan dari yang bertipe think smart ke atasan yang bertipe work hard (mengutip istilah rekan kerja). Sebagian teman-teman yang bekerja di luar perusahaan ini beranggapan aku begitu bodoh karena masih saja tidak mau bersyukur atas kemapanan pekerjaan yang telah aku raih. Tapi bagiku, ini bukan mapan tapi bunuh diri. Berkutat sebagai seorang ahli dengan atasan berpengetahuan nol tentang bidangku. Walhasil, selalu saja beda pendapat terjadi dan berujung pada pertengkaran yang nggak penting. Keputusan di tangan atasan, akan tetapi kalo ada masalah dengan keputusannya, aku yang harus membereskan dengan alasan itu tanggung jawabku. Bertahan untuk sementara waktu, mungkin itu yang bisa aku lakukan saat ini sambil menunggu waktu yang tepat untuk melambungkan e-nixsoft dalam genggaman tangan kami sendiri bersama teman2 seperjuangan….seperjuangan dalam menjalani kehidupan keras metropolitan.

Namun ini hanya masalah kecil. Tidak akan pernah menjadi sebuah halangan yang berarti bagi kebahagian rumah tangga yang aku bangun.  Rejeki di tangan Sang Pencipta Nafsu, bukan ditangan atasanku ataupun perusahaan. Itu yang selalu aku yakin dan akan terus aku yakini.

Ramadhan ini kecewa terhadapku.

dicurahkan fightmaster dalam Just Diary pada 10-09-2009 00:56

Ramadhan kembali hadir dalam rentang umurku, penuh dengan suka cita dan nuansa sakral yang menyertainya. Aku masih terkungkung dalam rutinitas keduniawian yang tiada pernah habisnya. Materi, kesombongan dan kemaslahatan diri masih membelenggu diriku dengan label “mencari sesuap nasi”. Berbagai peringatan dari Penguasa Alam berupa kecelakaan lalu lintas sampai dengan berbagai bentuk kehilangan materi, tidak juga membuatku mampu membersihkan kerak hitam yang menutupi hatiku dari cahaya Ilahi. selengkapnya »

Kejenuhan kembali melanda

dicurahkan fightmaster dalam Just Diary pada 12-07-2009 01:26

Malam  ini kembali saya dilanda kejenuhan dalam rutinitas hidup yang monoton. Dinamika yang terjadi dalam hidup saya sampai dengan saat ini masih berjalan di tempat. Ditambah lagi dengan pekerjaan-pekerjaan membosankan di kantor yang tidak kunjung usai. Project-project pengembangan dari developer terdahulu yang masih dengan logika-logika “cupu” dilengkapi dengan nihilnya dokumentasi, user-user yang tidak jelas keinginannya, disempurnakan dengan sarana development yang pas-pasan membuat saya semakin bad mood. Beberapa upaya saya untuk menimbulkan sedikit riak dinamika dalam aliran konstan hidup saya pun sia-sia. Hampir dua tahun saya habiskan umur di Jakarta dengan kehidupan yang masih begini-begini saja. selengkapnya »

MUI: Haramkan Facebook, Fightmaster: Kalau Pisau??

dicurahkan fightmaster dalam Sosial Budaya pada 26-05-2009 01:01

MUI kembali berulah dengan fatwa-fatwa yang membingungkan. Saya masih belum bisa memahami  jalan pikiran para ulama ini meskipun otak ini sudah saya genjot semaksimal mungkin untuk mencapai logika yang benar menurut MUI. Karena seperti biasa, MUI selalu mengeluarkan fatwa tanpa memberikan alasan yang jelas dengan dalil yang cukup, baik dalam mengeluarkan fatwa maupun wacana. selengkapnya »

Saktinya aparat Indonesia..

dicurahkan fightmaster dalam Sosial Budaya pada 18-05-2009 18:36

Beberapa hari yang lalu  saya membeli tiket kereta api di  Stasiun Gambir. Sepulang dari kantor, saya langsung berangkat ke sana menggunakan sepeda motor  berplat nomer luar Jakarta.

…. Acara antri dan beli tiket selesai, saya langsung kembali ke parkiran sepeda motor. Kebetulan waktu keluar dari parkiran, di depan saya ada dua orang oknum POLISI LALU LINTAS NAIK MOTOR PLAT HITAM yang berboncengan sehingga kami keluar beriringan. Namun ketika sampai di depan pos penjagaan parkir, ada satpam yang mengusir saya untuk berbalik arah. selengkapnya »

Menu Pages/Category pada WordPress

dicurahkan fightmaster dalam IT pada 20-04-2009 23:26

Beberapa themes yang didistribusikan secara bebas di-internet menampilkan list menu yang beragam. Beberapa menampilkan list menu berdasarkan pages, namun ada juga yang menampilkan menu berdasarkan category. Terkadang kita justru dibingungkan oleh pilihan antara memilih design ataukah format menu yang sesuai.  Pada kondisi ini kita perlu untuk membuat menu sendiri yang sesuai dengan keinginan kita. selengkapnya »

Sisi lain Pemilu 2009

dicurahkan fightmaster dalam Politik, Sosial Budaya pada 11-04-2009 10:52

Partisipan Pemilu 2009

Partisipan Pemilu 2009

Seperti sering terjadi menjelang libur panjang, para pendatang yang mengadu nasib di kota-kota besar memenuhi Terminal dan Stasiun untuk membeli tiket. Saya termasuk salah satu di antara jutaan orang ini. Berebutan agar tidak kehabisan tiket. Maklum saja, kehabisan tiket di liburan panjang merupakan yang lumrah dan bukan sesuatu yang penting untuk mendapat perhatian khusus di Indonesia. Apalagi para wakil rakyat dan pemerintah kan sudah memiliki mobil pribadi, jadi ga perlu pusing mikirin transportasi rakyat. Tapi tak apalah, ketidakpedulian seperti inipun sudah dianggap lumrah oleh rakyat sehingga ketidakpedulian mereka terhadap pemilu legislatifpun semestinya dapat dianggap efek yang wajar, terbukti dengan tingginya jumlah golput pada Pemilu 2009 ini.

Kebanyakan masyarakat justru beramai-ramai pulang ke kampung halaman bukan karena ingin berpartisipasi dalam Pemilu 2009 ini. Itu hanya tujuan sampingan. Sekedar alasan agar bisa pulang kampung dan tidak dipaksa lembur oleh atasannya di kantor. selengkapnya »

3 bulan setelah ejection seat

dicurahkan fightmaster dalam Just Diary, company pada 05-04-2009 01:08

Sebenarnya tulisan ini ingin saya blog-kan pada tanggal 1 maret kemarin. Ya…tepat 3 bulan setelah ejection seat saya lontarkan dari Satu-satunya, dan memulai penerbangan saya yang baru. Akan tetapi kesibukan di Perusahaan yang baru membuat saya tidak sempat melakukannya saat itu. Saat ini seluruh karyawan seperjuangan saya di tim teknis Satu-satunya telah meng-eject seat-nya masing-masing dan menjalani penerbangan mereka dengan berbagai dinamika dan liku-liku kehidupan mereka yang beragam. Sementara saya, alhamdulillah, telah menemukan kenyamanan di perusahaan tempat saya bekerja sekarang. selengkapnya »