Fightmaster Junior menyapa

Posted by fightmaster | Posted in Just Diary | Posted on 13-01-2010

Kebahagiaan orang-orang pada pesta tahun baru 2010 kemarin, tidak bisa mengalahkan kebahagiaanku saat ini.  Setitik cikal bakal “fightmaster junior” berumur 1 bulan  pada foto USG rahim istriku membuatku tidak mampu berkata-kata lagi selain “alhamdulillah”. Benar, istriku hamil! Jika Allah mengijinkan, 8 bulan lagi aku akan menjadi seorang suami yang berlabel ‘Bapak’. Maha Besar Engkau, Wahai Maharaja Arwahku.

Impian kami untuk menjadi keluarga yang lengkap telah meningkat satu fase. Aku bahkan tidak peduli lagi dengan padatnya jadwal kesibukan, banyaknya tanggungan pekerjaan di kantor maupun project2 sampingan yang telah mendekati deadline. Yang ada dalam pikiranku saat ini hanyalah bagaimana memanjakan istri dan jagoan cilik ini.  Tanpa aku sadari, rejeki si junior ini pun telah diturunkan oleh Allah bersamaan dengan terciptanya sang insan.  Post ini aku tuliskan untuk sedikit mencubit kesadaranku. Jika suatu saat aku dapat membaca kembali tulisan ini, artinya saat ini aku tidak sedang tidur dan bermimpi indah. Seorang bajingan seperti aku bisa memiliki keluarga yang begitu bahagia, aku tidak sedang bermimpi kan? Ya Allah, jika aku sedang bermimpi, kumohon jangan bangunkan aku selamanya dari mimpi ini.

Ketika kebahagiaanku tiba

Posted by fightmaster | Posted in Just Diary | Posted on 20-12-2009

Wuaaaahhh…lama banget aku ga ngeblog. Sejak post terakhir tentang kekecewaan Ramadhan atas diriku. Kesibukan-kesibukan harian telah membuatku meninggalkan surga cyberku ini.

Di akhir Ramadhan kemarin kulepaskan masa lajangku dengan menikahi bidadari hatiku di sebuah kota santri. Kehidupanku berlanjut dalam sebuah keluarga kecil bahagia di tengah padat dan sumpeknya kota metropolitan ini. Tiga bulan telah terlewati tanpa terasa karena kebahagiaan ini. Kehidupan religius pelan-pelan mulai aku jalani atas bimbingan istri tercinta dalam menata hati ini. Tiada lain yang pantas aku lakukan selain bersyukur atas anugerah ini.

Di sisi lain, pekerjaan di profesiku mulai berdinamika. Diangkat menjadi karyawan tetap, namun justru turun posisi. dengan alasan skill dan kemampuan yang minim.  Atasan pun berpindah tangan dari yang bertipe think smart ke atasan yang bertipe work hard (mengutip istilah rekan kerja). Sebagian teman-teman yang bekerja di luar perusahaan ini beranggapan aku begitu bodoh karena masih saja tidak mau bersyukur atas kemapanan pekerjaan yang telah aku raih. Tapi bagiku, ini bukan mapan tapi bunuh diri. Berkutat sebagai seorang ahli dengan atasan berpengetahuan nol tentang bidangku. Walhasil, selalu saja beda pendapat terjadi dan berujung pada pertengkaran yang nggak penting. Keputusan di tangan atasan, akan tetapi kalo ada masalah dengan keputusannya, aku yang harus membereskan dengan alasan itu tanggung jawabku. Bertahan untuk sementara waktu, mungkin itu yang bisa aku lakukan saat ini sambil menunggu waktu yang tepat untuk melambungkan e-nixsoft dalam genggaman tangan kami sendiri bersama teman2 seperjuangan….seperjuangan dalam menjalani kehidupan keras metropolitan.

Namun ini hanya masalah kecil. Tidak akan pernah menjadi sebuah halangan yang berarti bagi kebahagian rumah tangga yang aku bangun.  Rejeki di tangan Sang Pencipta Nafsu, bukan ditangan atasanku ataupun perusahaan. Itu yang selalu aku yakin dan akan terus aku yakini.

Ramadhan ini kecewa terhadapku.

Posted by fightmaster | Posted in Just Diary | Posted on 10-09-2009

Ramadhan kembali hadir dalam rentang umurku, penuh dengan suka cita dan nuansa sakral yang menyertainya. Aku masih terkungkung dalam rutinitas keduniawian yang tiada pernah habisnya. Materi, kesombongan dan kemaslahatan diri masih membelenggu diriku dengan label “mencari sesuap nasi”. Berbagai peringatan dari Penguasa Alam berupa kecelakaan lalu lintas sampai dengan berbagai bentuk kehilangan materi, tidak juga membuatku mampu membersihkan kerak hitam yang menutupi hatiku dari cahaya Ilahi. selengkapnya »

Kejenuhan kembali melanda

Posted by fightmaster | Posted in Just Diary | Posted on 12-07-2009

Malam  ini kembali saya dilanda kejenuhan dalam rutinitas hidup yang monoton. Dinamika yang terjadi dalam hidup saya sampai dengan saat ini masih berjalan di tempat. Ditambah lagi dengan pekerjaan-pekerjaan membosankan di kantor yang tidak kunjung usai. Project-project pengembangan dari developer terdahulu yang masih dengan logika-logika “cupu” dilengkapi dengan nihilnya dokumentasi, user-user yang tidak jelas keinginannya, disempurnakan dengan sarana development yang pas-pasan membuat saya semakin bad mood. Beberapa upaya saya untuk menimbulkan sedikit riak dinamika dalam aliran konstan hidup saya pun sia-sia. Hampir dua tahun saya habiskan umur di Jakarta dengan kehidupan yang masih begini-begini saja. selengkapnya »

3 bulan setelah ejection seat

Posted by fightmaster | Posted in Just Diary, company | Posted on 05-04-2009

Sebenarnya tulisan ini ingin saya blog-kan pada tanggal 1 maret kemarin. Ya…tepat 3 bulan setelah ejection seat saya lontarkan dari Satu-satunya, dan memulai penerbangan saya yang baru. Akan tetapi kesibukan di Perusahaan yang baru membuat saya tidak sempat melakukannya saat itu. Saat ini seluruh karyawan seperjuangan saya di tim teknis Satu-satunya telah meng-eject seat-nya masing-masing dan menjalani penerbangan mereka dengan berbagai dinamika dan liku-liku kehidupan mereka yang beragam. Sementara saya, alhamdulillah, telah menemukan kenyamanan di perusahaan tempat saya bekerja sekarang. selengkapnya »

Tahun Pertama di Jakarta mengajarkan komitmen

Posted by fightmaster | Posted in Just Diary, company | Posted on 01-01-2009

Tahun 2008 baru saja terlewatkan tadi malam. Tahun yang penuh dengan dinamika dalam kehidupan saya. Lingkungan kerja yang berat dan tidak sesuai hidup saya, perjalanan cinta yang telah mencapai pelabuhan baru sebagai harapan akhir, persahabatan dan persaudaraan baru yang erat, semuanya tampil dalam slideshow kehidupan saya di tahun 2008. Di luar itu, beberapa kejadian juga terjadi di sekitar saya yang banyak memberikan pelajaran tentang komitmen. Mulai dari penghancuran komitmen kerja yang menyebabkan saya terpaksa hengkang dari perusahaan yang lama sampai dengan sebuah ikatan semu dua insan yang oleh pengikatnya disebut komitmen akan tetapi saya menyebutnya sebagai komitmen loncatan menuju komitmen lain . selengkapnya »

Fast Adaptation to Survive

Posted by fightmaster | Posted in Just Diary, company | Posted on 10-12-2008

It was more than a week ago I left the old company with my ‘ejection seat’. Now I have work at another bigger company with my big ambitions. I know it’s too early to assume that the company has a better management than the old one . I realize that every environment has good and bad sides. But I feel my new company is a better environment for me, for now . Better feel, better job, better salary , and better challenge make me excited to survive here.

In several my starting days, I felt so missed my friends in the old company . Of course it strikes my heart because of our strong bond of brotherhood for a long time couldn’t be forgotten as soon as it . But later it isn’t a problem. Everybody has a right to determine his/her life destination with the way to reach it. But brotherhood and friendship would never die even after ejection seats spread .

We’ll see…what will happened then. Nobody can predict anything in the future even me. I still run and see the environment. I hope it would be my last airport…

Kursi-kursi yang lain mulai berlontaran….

Posted by fightmaster | Posted in Just Diary, company | Posted on 26-11-2008

Setelah saya mengajukan pengunduran diri pada Akhirnya Kursi Pelontar itu dilontarkan.. , beberapa rekan yang lain pun segera berontaran keluar dengan ejection seat mereka masing-masing. Maka kursi-kursi yang lain pun mulai berlontaran keluar dari penerbangan yang awalnya begitu tenang ini.

Sepulang melaksanakan tugas mempertebal muka lanjutan posting sebelumnya dari Semarang dan Surabaya, sebuah forwarded email dari partner kerja saya dalam team bertengger di posisi paling atas dalam daftar mail saya. Gila…..!! sebuah pengunduran diri lagi..bertambah lagi alumni perusahaan ini untuk yang kesekian kalinya. Lebih parah lagi, kali ini karyawan yang keluar adalah karyawan yang paling senior masa kerjanya di level kami.

Pukulan telakkah ini bagi perusahaan? Saya meragukan itu. Saya belum melihat adanya perbaikan kesadaran di pihak manajemen. Dengan arogansi mereka yang berlebihan saya yakin ini hal yang paling membahayakan bagi mereka. Karyawan yang paling senior saja memutuskan untuk mundur, itu artinya bagi karyawan yang lain tidak akan ada lagi pertimbangan lebih jauh dalam melihat kemungkinan untuk bertahan di perusahaan ini. Tidak akan ada lagi orang yang bisa dijadikan pembanding bahkan untuk sebuah kalimat “dia aja masih bertahan”. Semoga saja manajemen masih waras untuk tidak mempertaruhkan arogansi mereka dengan kemungkinan perusahan ini hanya tinggal nama di awal tahun depan.

First Time in Borneo..recorded

Posted by fightmaster | Posted in Just Diary, Sosial Budaya | Posted on 17-11-2008

Berlomba menuju pintu keluar

Posted by fightmaster | Posted in Just Diary, company | Posted on 11-11-2008

Sebuah SMS masuk ke handphone saya siang ini. Tertera nomer seorang rekan kerja dengan isi pesan berikut :
"Ok, selamat bergabung dengan PT *** ********* per tanggal 1 Desember 2008. thanx udah nungguin aku, so kita bisa cabut bareng".
Pesan ini maksudnya kesimpulan dari wawancaranya dengan perusahaan lain. Artinya bertambah satu lagi karyawan perusahaan ini yang hengkang karena kegagalan manajemen perusahaan. Dan ini juga berarti proses crash landing yang sering saya ceritakan semakin tajam .

Saya sangat menyayangkan pihak manajemen yang tidak juga mau mengintrospeksi gejala ini. Jika di review kembali sejak tulisan saya berjudul Awal Kejatuhan Perusahaan di Fightmaster Thinking dulu sampai dengan saat saya menuliskan ini, sudah 7 orang karyawan yang mengundurkan diri dari perusahaan. Entah berapa karyawan lagi yang akan mengundurkan diri dari perusahaan ini. Warning dari beberapa bagian middle management yang secara fungsional bersentuhan langsung dengan kami tidak juga diperhatikan oleh pihak manajemen.

Prediksi saya, tahun depan formasi karyawan di perusahaan ini akan berisi wajah-wajah baru dari hasil rekrutmen. Itu pun kalau perusahaan ini masih ada. Akan tetapi, wajah-wajah baru itu akan menjadi seperti ini juga kelak jika tidak ada perubahan pada manajemen dan sistem kerjanya. Kita lihat saja nanti…sepertinya menarik untuk diikuti perkembangannya…