<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Fightmaster Explore &#187; Just Diary</title>
	<atom:link href="http://adhie.e-nixsoft.com/index.php/category/diary/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://adhie.e-nixsoft.com</link>
	<description>Setetes air untuk dahaga Ilmu</description>
	<lastBuildDate>Sun, 01 Aug 2010 05:11:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Refleksi 3 dekade di dunia</title>
		<link>http://adhie.e-nixsoft.com/index.php/2010/08/01/refleksi-3-dekade/</link>
		<comments>http://adhie.e-nixsoft.com/index.php/2010/08/01/refleksi-3-dekade/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Aug 2010 05:03:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fightmaster</dc:creator>
				<category><![CDATA[Just Diary]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adhie.e-nixsoft.com/?p=217</guid>
		<description><![CDATA[Kembali jari2 ini ku hentakkan untuk merefleksikan perjalanan hidupku yang telah memasuki dekade ke-3. Angka keramat di kalender hari ini dengan sendirinya menampar wajahku agar bangun dari keterlenaanku tentang cepatnya perjalanan waktu. Tiga dekade bukan waktu yang sebentar jika dihadapkan dengan tantangan dunia yang begitu keras.  Waktu bukan sesuatu yang bisa dihabiskan dengan bermain-main. Seharusnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Kembali jari2 ini ku hentakkan untuk merefleksikan perjalanan hidupku yang telah memasuki dekade ke-3. Angka keramat di kalender hari ini dengan sendirinya menampar wajahku agar bangun dari keterlenaanku tentang cepatnya perjalanan waktu. Tiga dekade bukan waktu yang sebentar jika dihadapkan dengan tantangan dunia yang begitu keras.  Waktu bukan sesuatu yang bisa dihabiskan dengan bermain-main. Seharusnya di umur ini aku sudah harus bisa bertindak sebagai khalifah yang benar, bukannya malah berpangku tangan menunggu keluarga yang aku pimpin dilindas kerasnya dunia.</p>
<p style="text-align: justify;">Kebanyakan orang berpandangan sempit tentang sebuah peringatan ulang tahun. Sebuah peringatan ulang tahun dianggap sebagai perayaan, namun buatku peringatan ulang tahun, sebagaimana dia disebut, adalah sebuah peringatan reguler bahwa tahun telah berulang di tanggal kelahiran manusia itu di dunia agar manusia itu sadar bahwa dia telah mendekati saat di mana tahun kembali berulang baginya di alam kubur. Dengan alasan itulah mengapa aku tidak pernah mempublikasikan tanggal lahirku di komunitas manapun aku berada, termasuk di jejaring sosial manapun aku terhubung. Bukan berarti ga pengen ditagih traktiran, hahaha&#8230;<img src="/wp-content/emote/24.gif" alt="" width="30" height="18" /></p>
<p style="text-align: justify;">Setahun ini sepertinya sedikit sekali hal yang telah aku lakukan dan aku hasilkan. Hanya pernikahan yang aku anggap sebagai suatu kemajuan di tahun ini. Selebihnya hanya jalan di tempat. Aku seolah hanya berdiam diri sementara dunia berputar dengan kerasnya dinamika di dalamnya. Waktu tidur yang sudah aku mampatkan menjadi hanya 3 jam sehari tidak juga mampu membuatku mampu mengejar ketertinggalanku dalam untuk mengimbangi dinamika perputaran dunia ini. Hebat benar kuasa Tuhan ini! <img src="/wp-content/emote/77.gif" alt="" width="32" height="18" /> Namun kuasa Tuhan tentunya selalu adil, perputaran dunia yang begitu kerasnya selalu diimbangi dengan kemampuan yand diberikan kepada manusia untuk mengatasinya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adhie.e-nixsoft.com/index.php/2010/08/01/refleksi-3-dekade/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berusaha menikmati cobaan</title>
		<link>http://adhie.e-nixsoft.com/index.php/2010/07/12/berusaha-menikmati-cobaan/</link>
		<comments>http://adhie.e-nixsoft.com/index.php/2010/07/12/berusaha-menikmati-cobaan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Jul 2010 17:58:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fightmaster</dc:creator>
				<category><![CDATA[Just Diary]]></category>
		<category><![CDATA[cobaan]]></category>
		<category><![CDATA[kasih sayang Allah]]></category>
		<category><![CDATA[kebahagiaan]]></category>
		<category><![CDATA[kekufuran]]></category>
		<category><![CDATA[perusahaan bangkrut]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adhie.e-nixsoft.com/?p=202</guid>
		<description><![CDATA[Menengok kembali surga cyberku ini membuatku sedikit merasa bersalah. Sudah hampir 2 bulan ternyata aku tidak menuliskan apapun di sini . Bukannya tidak ada yang bisa dicurahkan, tapi memang hampir tidak ada waktu untuk mencurahkannya. Semenjak istriku hamil, praktis hampir seluruh waktuku hanya tercurah untuk keluarga dan pekerjaan di kantor. Laptopku saja baru bisa aku [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Menengok kembali surga cyberku ini membuatku sedikit merasa bersalah. Sudah hampir 2 bulan ternyata aku tidak menuliskan apapun di sini <img src="/wp-content/emote/6.gif" alt="" width="42" height="18" />. Bukannya tidak ada yang bisa dicurahkan, tapi memang hampir tidak ada waktu untuk mencurahkannya. Semenjak istriku hamil, praktis hampir seluruh waktuku hanya tercurah untuk keluarga dan pekerjaan di kantor. Laptopku saja baru bisa aku sentuh di atas jam 10 malam, itupun digunakan untuk mencari tambahan penghasilan (*meskipun ga dapet-dapet <img src="/wp-content/emote/71.gif" alt="" width="18" height="18" />) dan mempelajari teknik-teknik pemrograman baru. Praktis waktu tidurku hanya 3 jam dalam sehari selama lebih dari setengah tahun ini. Layar Lucidku baru aku shut down jam 3 pagi, dan aku harus bangun kembali jam 6 pagi  kalau tidak ingin kena SP dari atasan karena sering telat. Subhanallah, aku masih diberi kekuatan untuk tidak jatuh sakit sampai kalimat ini aku tuliskan di sini <img src="/wp-content/emote/77.gif" alt="" width="32" height="18" />.  Yang ada dalam tekadku saat ini, apapun akan aku lakukan untuk memberikan kebahagiaan kepada istri dan putri manisku yang akan lahir bulan depan &#8230;Insya Allah.</p>
<p style="text-align: justify;">Waktu berjalan sangat cepat ternyata. Rasanya baru saja aku terkejut bahagia setelah istriku mengaku hamil 1 bulan, ternyata ini sudah bulan ke 7 sejak keterkejutanku itu. Padahal aku mempersiapkan apapun, bahkan nama untuk putriku pun masih belum terlintas di benakku. Aku terlalu larut dalam kesibukan mengemis rejeki dan belas kasihan Sang Maha Kaya.<img src="/wp-content/emote/63.gif" alt="" width="18" height="18" /> Janji-Nya untuk merubah nasibku apabila aku berusaha sekuat tenaga untuk itu, terus aku pinta demi kebahagiaan anak dan istriku. Meskipun pada kenyataannya justru sebaliknya. Cobaan silih berganti menerpa keluarga kami. Mulai dari tidak dibayarnya gaji istriku selama 4 bulan, banyaknya pengeluaran keluarga yang tak terduga, dan sampai dengan isu bahwa perusahaan tempatku bekerja akan gulung tikar. Semuanya tentang materi memang, tapi bagiku tiada kebahagiaan tanpa kecukupan materi. Bahkan ketidakcukupan akan mendekatkan kami kepada kekufuran.</p>
<p style="text-align: justify;">Semuanya telah aku pasrahkan pada Pemilik Jiwa kami. Apalah artinya tenagaku untuk mengatasi ataupun mengantisipasi itu semua<img src="/wp-content/emote/106.gif" alt="" width="40" height="18" />, namun aku percaya itu hanyalah sedikit lemparan ion atom ke atas kepalaku untuk menguji apakah kami pantas mendapatkan kasih sayang-Nya<img src="/wp-content/emote/105.gif" alt="" width="23" height="18" />.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adhie.e-nixsoft.com/index.php/2010/07/12/berusaha-menikmati-cobaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cantiknya Lucid Lynx&#8230;Love You So Much</title>
		<link>http://adhie.e-nixsoft.com/index.php/2010/05/15/cantiknya-lucid-lynx/</link>
		<comments>http://adhie.e-nixsoft.com/index.php/2010/05/15/cantiknya-lucid-lynx/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 May 2010 19:02:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fightmaster</dc:creator>
				<category><![CDATA[IT]]></category>
		<category><![CDATA[Just Diary]]></category>
		<category><![CDATA[Bluetooth Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Bluetooth Modem]]></category>
		<category><![CDATA[Bluetooth Modem di Ubuntu]]></category>
		<category><![CDATA[Compiz]]></category>
		<category><![CDATA[empathy]]></category>
		<category><![CDATA[Gnome]]></category>
		<category><![CDATA[gwibber]]></category>
		<category><![CDATA[In]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Ubuntu]]></category>
		<category><![CDATA[koneksi internet]]></category>
		<category><![CDATA[Linux Ubuntu]]></category>
		<category><![CDATA[Lucid Lynx]]></category>
		<category><![CDATA[mobile internet]]></category>
		<category><![CDATA[Modem GPRS]]></category>
		<category><![CDATA[Modem GPRS Ubuntu]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Ubuntu 10.04]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adhie.e-nixsoft.com/?p=195</guid>
		<description><![CDATA[Setelah lama bertahan hidup bersama Karmic, akhirnya lahir juga si cantik Lucid Lynx . Dengan gelar LTS-nya alias Long Term Supportnya telah membuatku tanpa berpikir panjang untuk meminangnya dari repository http://ubuntu.pesat.net.id. Begitu terpesonanya aku terhadap kecantikannya, hingga aku bahkan rela cuti kerja hari ini agar dapat menikmatinya sepanjang long weekend ini . Librarynya semakin lengkap [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Setelah lama bertahan hidup bersama Karmic, akhirnya lahir juga si cantik Lucid Lynx <img src="/wp-content/emote/8.gif" alt="" width="18" height="18" />. Dengan gelar LTS-nya alias Long Term Supportnya telah membuatku tanpa berpikir panjang untuk meminangnya dari repository <a href="http://ubuntu.pesat.net.id">http://ubuntu.pesat.net.id</a>. Begitu terpesonanya aku terhadap kecantikannya, hingga aku bahkan rela cuti kerja hari ini agar dapat menikmatinya sepanjang long weekend ini <img src="/wp-content/emote/6.gif" alt="" width="42" height="18" />. Librarynya semakin lengkap , apalagi dengan setting Compiz manager nya yang semakin mudah.</p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Bluetooth Modem GPRS/EDGE/3G di Ubuntu 10.04 (Lucid Lynx)</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Satu hal lagi yang membuatku semakin mencintainya, deteksi mobile wireless network melalui koneksi bluetooh yang sebelumnya agak sulit dilakukan saat bersama karmic, apalagi saat bersama Jaunty.  Entah aku yang bloon atau librarynya yang belum sempurna <img src="/wp-content/emote/51.gif" alt="" width="21" height="18" />, yang jelas, aku harus menggunakan <strong>wvdial</strong> untuk dapat terkoneksi ke Internet setelah terkoneksi melalui device<strong> /dev/rfcomm0</strong>. Akan tetapi, si Lucyd telah memberikan kemudahan cukup dengan mencari bluetooth mac address handphoneku di terminal dengan command :<span id="more-195"></span></p>
<p style="text-align: justify;"><code>$ hcitool scan</code></p>
<p style="text-align: justify;">lalu muncullah mac address bluetoothku di terminal itu &#8230;.. 00:22:3F:XX:XX. Kemudian berbekal alamat ini,command aku lanjutin dengan :</p>
<p style="text-align: justify;"><code>$ sdptool browse 00:22:3F:XX:XX</code></p>
<p style="text-align: justify;">lalu muncullah data yang aku butuhkan yaitu : &#8220;Serial Port&#8221; pada channel 11. langsung aja aku kawinkan Laptop dan Handphoneku pada channel 11 itu dengan :</p>
<p style="text-align: justify;"><code>$ sudo rfcomm connect rfcomm0 00:22:3F:XX:XX 11</code></p>
<p style="text-align: justify;">Nah, yang mengejutkan, di indikator Wireless Network langsung muncul pilihan &#8220;New Mobile Broadband Connection&#8221;. Kebetulan aku menggunakan IM3, aku klik pilhan itu, lalu masukkan nama koneksi semauku , lalu APN-nya seperti biasa untuk IM3 aku isi dengan : <strong>indosatgprs</strong>&#8230;..ehh, langsung connect..nggak perlu pake username dan password!!! Horeeee..padahal saat masih menggunakan karmic dan jaunty ga semudah ini.</p>
<h3 style="text-align: justify;">Gwibber untuk FB-an</h3>
<p>Ini aplikasi baru yang belum sempat aku temui di repo jaunty dan karmic. Gwibber memberikan kemudahan buatku untuk terkoneksi dengan account facebookku setiap saat tanpa harus membuka website facebook. Wahhh&#8230;udah kayak Snaptu aja kalo di Java Mobile</p>
<h3>Chatting dengan Empathy</h3>
<p>Ini sebenarnya bukan aplikasi baru. Tapi di Lucid ini, empathy sudah lebih disempurnakan. Saat aku coba, wooooww..lebih ringan dari pidgin, tampilannya lebih menarik, sayangnya fasilitas penunjannya masih nggak sebanyak Pidgin</p>
<h3>Widget indikator cuaca</h3>
<p>Kebetulan hari ini tadi hujan deras saat aku lagi asyik2nya chatting sama temen-temin. Nah lho&#8230;..tiba-tiba indikator cuaca di sebelah kalender BIOS (yang sejak Lucid ini terinstall, luput dari perhatianku) berubah status menjadi &#8220;Rain&#8221; lengkap dengan suhu saat itu. Wowwww&#8230;hebat euy (*ndeso mode on)</p>
<p>Beberapa bagian tubuh Lucid yang lainnya kayaknya semakin menarik hatiku untuk mengexplore keindahannya. Hmmmm&#8230;.buat kopi dulu ahhhh&#8230;.biar enak ngexplorenya <img src="/wp-content/emote/57.gif" alt="" width="18" height="18" /><img src="/wp-content/emote/115.gif" alt="" width="29" height="22" /><img src="file:///tmp/moz-screenshot.png" alt="" /><img src="file:///tmp/moz-screenshot-1.png" alt="" /><img src="file:///tmp/moz-screenshot-2.png" alt="" /><br />
<!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --><br />
<script src="http://adsensecamp.com/show/?id=cFYp93Zd%2Fe4%3D&amp;cid=7XbjAIDKIxw%3D&amp;chan=XOIzYKDfyPE%3D&amp;type=mce-2&amp;title=6F3C1B&amp;text=000000&amp;background=FFCC66&amp;border=000000&amp;url=063E3F" type="text/javascript">
</script><br />
<!-- End: http://adsensecamp.com/ --></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adhie.e-nixsoft.com/index.php/2010/05/15/cantiknya-lucid-lynx/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Fightmaster Junior menyapa</title>
		<link>http://adhie.e-nixsoft.com/index.php/2010/01/13/fightmaster-junior-menyapa/</link>
		<comments>http://adhie.e-nixsoft.com/index.php/2010/01/13/fightmaster-junior-menyapa/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Jan 2010 15:45:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fightmaster</dc:creator>
				<category><![CDATA[Just Diary]]></category>
		<category><![CDATA[fightmaster junior]]></category>
		<category><![CDATA[hamil]]></category>
		<category><![CDATA[junior fightmaster]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga bahagia]]></category>
		<category><![CDATA[USG]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adhie.e-nixsoft.com/?p=179</guid>
		<description><![CDATA[Kebahagiaan orang-orang pada pesta tahun baru 2010 kemarin, tidak bisa mengalahkan kebahagiaanku saat ini.  Setitik cikal bakal &#8220;fightmaster junior&#8221; berumur 1 bulan  pada foto USG rahim istriku membuatku tidak mampu berkata-kata lagi selain &#8220;alhamdulillah&#8221;. Benar, istriku hamil! Jika Allah mengijinkan, 8 bulan lagi aku akan menjadi seorang suami yang berlabel &#8216;Bapak&#8217;. Maha Besar Engkau, Wahai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Kebahagiaan orang-orang pada pesta tahun baru 2010 kemarin, tidak bisa mengalahkan kebahagiaanku saat ini.  Setitik cikal bakal &#8220;fightmaster junior&#8221; berumur 1 bulan  pada foto USG rahim istriku membuatku tidak mampu berkata-kata lagi selain &#8220;alhamdulillah&#8221;. Benar, istriku hamil! <img src="/wp-content/emote/36.gif" alt="" width="38" height="18" />Jika Allah mengijinkan, 8 bulan lagi aku akan menjadi seorang suami yang berlabel &#8216;Bapak&#8217;. Maha Besar Engkau, Wahai Maharaja Arwahku<img src="/wp-content/emote/77.gif" alt="" width="32" height="18" />.</p>
<p style="text-align: justify;">Impian kami untuk menjadi keluarga yang lengkap telah meningkat satu fase. Aku bahkan tidak peduli lagi dengan padatnya jadwal kesibukan, banyaknya tanggungan pekerjaan di kantor maupun project2 sampingan yang telah mendekati deadline. Yang ada dalam pikiranku saat ini hanyalah bagaimana memanjakan istri dan jagoan cilik ini<img src="/wp-content/emote/6.gif" alt="" width="42" height="18" />.  Tanpa aku sadari, rejeki si junior ini pun telah diturunkan oleh Allah bersamaan dengan terciptanya sang insan.  Post ini aku tuliskan untuk sedikit mencubit kesadaranku. Jika suatu saat aku dapat membaca kembali tulisan ini, artinya saat ini aku tidak sedang tidur dan bermimpi indah. Seorang bajingan seperti aku bisa memiliki keluarga yang begitu bahagia, aku tidak sedang bermimpi kan? Ya Allah, jika aku sedang bermimpi, kumohon jangan bangunkan aku selamanya dari mimpi ini. <img src="/wp-content/emote/63.gif" alt="" width="18" height="18" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adhie.e-nixsoft.com/index.php/2010/01/13/fightmaster-junior-menyapa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ketika kebahagiaanku tiba</title>
		<link>http://adhie.e-nixsoft.com/index.php/2009/12/20/ketika-kebahagiaanku-tiba/</link>
		<comments>http://adhie.e-nixsoft.com/index.php/2009/12/20/ketika-kebahagiaanku-tiba/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Dec 2009 15:19:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fightmaster</dc:creator>
				<category><![CDATA[Just Diary]]></category>
		<category><![CDATA[alhamdulillah]]></category>
		<category><![CDATA[bidadari]]></category>
		<category><![CDATA[kebahagiaan]]></category>
		<category><![CDATA[rumah tangga]]></category>
		<category><![CDATA[surga]]></category>
		<category><![CDATA[syukur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adhie.e-nixsoft.com/?p=172</guid>
		<description><![CDATA[Wuaaaahhh&#8230;lama banget aku ga ngeblog. Sejak post terakhir tentang kekecewaan Ramadhan atas diriku. Kesibukan-kesibukan harian telah membuatku meninggalkan surga cyberku ini. Di akhir Ramadhan kemarin kulepaskan masa lajangku dengan menikahi bidadari hatiku di sebuah kota santri. Kehidupanku berlanjut dalam sebuah keluarga kecil bahagia di tengah padat dan sumpeknya kota metropolitan ini. Tiga bulan telah terlewati [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Wuaaaahhh&#8230;lama banget aku ga ngeblog<img src="http://adhie.e-nixsoft.com/wp-content/emote/6.gif" alt="" width="42" height="18" />. Sejak post terakhir tentang kekecewaan Ramadhan atas diriku. Kesibukan-kesibukan harian telah membuatku meninggalkan surga cyberku ini<img src="http://adhie.e-nixsoft.com/wp-content/emote/12.gif" alt="" width="18" height="18" />.</p>
<p style="text-align: justify;">Di akhir Ramadhan kemarin kulepaskan masa lajangku dengan menikahi bidadari hatiku di sebuah kota santri.<img src="http://adhie.e-nixsoft.com/wp-content/emote/36.gif" alt="" width="38" height="18" /> Kehidupanku berlanjut dalam sebuah keluarga kecil bahagia di tengah padat dan sumpeknya kota metropolitan ini. Tiga bulan telah terlewati tanpa terasa karena kebahagiaan ini. Kehidupan religius pelan-pelan mulai aku jalani atas bimbingan istri tercinta dalam menata hati ini. Tiada lain yang pantas aku lakukan selain bersyukur atas anugerah ini<img src="http://adhie.e-nixsoft.com/wp-content/emote/77.gif" alt="" width="32" height="18" />.</p>
<p style="text-align: justify;">Di sisi lain, pekerjaan di profesiku mulai berdinamika. Diangkat menjadi karyawan tetap, namun justru turun posisi. dengan alasan skill dan kemampuan yang minim.  Atasan pun berpindah tangan dari yang bertipe think smart ke atasan yang bertipe work hard (mengutip istilah rekan kerja). Sebagian teman-teman yang bekerja di luar perusahaan ini beranggapan aku begitu bodoh karena masih saja tidak mau bersyukur atas kemapanan pekerjaan yang telah aku raih. Tapi bagiku, ini bukan mapan tapi bunuh diri<img src="http://adhie.e-nixsoft.com/wp-content/emote/107.gif" alt="" width="52" height="18" />. Berkutat sebagai seorang ahli dengan atasan berpengetahuan nol tentang bidangku. Walhasil, selalu saja beda pendapat terjadi dan berujung pada pertengkaran yang nggak penting. Keputusan di tangan atasan, akan tetapi kalo ada masalah dengan keputusannya, aku yang harus membereskan dengan alasan itu tanggung jawabku<img src="http://adhie.e-nixsoft.com/wp-content/emote/24.gif" alt="" width="30" height="18" />. Bertahan untuk sementara waktu, mungkin itu yang bisa aku lakukan saat ini sambil menunggu waktu yang tepat untuk melambungkan e-nixsoft dalam genggaman tangan kami sendiri bersama teman2 seperjuangan&#8230;.seperjuangan dalam menjalani kehidupan keras metropolitan<img src="http://adhie.e-nixsoft.com/wp-content/emote/111.gif" alt="" width="32" height="18" />.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun ini hanya masalah kecil. Tidak akan pernah menjadi sebuah halangan yang berarti bagi kebahagian rumah tangga yang aku bangun.  Rejeki di tangan Sang Pencipta Nafsu, bukan ditangan atasanku ataupun perusahaan. Itu yang selalu aku yakin dan akan terus aku yakini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adhie.e-nixsoft.com/index.php/2009/12/20/ketika-kebahagiaanku-tiba/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ramadhan ini kecewa terhadapku.</title>
		<link>http://adhie.e-nixsoft.com/index.php/2009/09/10/ramadhan-ini-kecewa/</link>
		<comments>http://adhie.e-nixsoft.com/index.php/2009/09/10/ramadhan-ini-kecewa/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Sep 2009 17:03:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fightmaster</dc:creator>
				<category><![CDATA[Just Diary]]></category>
		<category><![CDATA[duniawi]]></category>
		<category><![CDATA[fithrah]]></category>
		<category><![CDATA[fitrah]]></category>
		<category><![CDATA[istighfar]]></category>
		<category><![CDATA[puasa]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[rutinitas]]></category>
		<category><![CDATA[sholat]]></category>
		<category><![CDATA[taubat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adhie.e-nixsoft.com/?p=162</guid>
		<description><![CDATA[Ramadhan kembali hadir dalam rentang umurku, penuh dengan suka cita dan nuansa sakral yang menyertainya. Aku masih terkungkung dalam rutinitas keduniawian yang tiada pernah habisnya. Materi, kesombongan dan kemaslahatan diri masih membelenggu diriku dengan label &#8220;mencari sesuap nasi&#8221;. Berbagai peringatan dari Penguasa Alam berupa kecelakaan lalu lintas sampai dengan berbagai bentuk kehilangan materi, tidak juga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Ramadhan kembali hadir dalam rentang umurku, penuh dengan suka cita dan nuansa sakral yang menyertainya. Aku masih terkungkung dalam rutinitas keduniawian yang tiada pernah habisnya. Materi, kesombongan dan kemaslahatan diri masih membelenggu diriku dengan label &#8220;mencari sesuap nasi&#8221;<img src="/wp-content/emote/12.gif" alt="" width="18" height="18" />. Berbagai peringatan dari Penguasa Alam berupa kecelakaan lalu lintas sampai dengan berbagai bentuk kehilangan materi, tidak juga membuatku mampu membersihkan kerak hitam yang menutupi hatiku dari cahaya Ilahi. <img src="/wp-content/emote/66.gif" alt="" width="18" height="18" /><span id="more-162"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Mungkin dalam kondisi seperti ini kalimat ringan yang sering dijadikan teman-teman untuk memotivasi diriku adalah &#8220;belum ada kata terlambat untuk bertaubat&#8221;<img src="/wp-content/emote/105.gif" alt="" width="23" height="18" />. Seiring itu pula lidah dan bibirku senantiasa berkolaborasi indah untuk mengucapkan istighfar. Namun anehnya Hatiku, sang presiden tubuhku, tidak mampu menularkan kolaborasi indah itu kepada anggota tubuhku yang lain untuk menyambut istighfar tadi dengan rangkaian ibadah khusyu&#8217;. Diriku sekarang sungguh jauh berbeda dengan diriku saat masih sekolah dahulu yang selalu teratur dalam beribadah dan seakan haus akan sakralnya ibadah. Benarkah diriku saat ini tengah dikuasai Iblis laknatullah &#8216;alaiih??<img src="/wp-content/emote/20.gif" alt="" width="22" height="18" /><img src="/wp-content/emote/77.gif" alt="" width="32" height="18" /></p>
<p style="text-align: justify;">Rutinitasku saat ini hampir sepenuhnya dikuasai keduniawian. Berangkat jam 7 pagi hari dan terlambat sampai di kantor, lalu mengumpat. Jam 5 sore pulang dari kantor dan sampai di rumah jam 7 malam bahkan waktu maghribkupun terlewatkan oleh macetnya jalanan jakarta. Oke-lah masih bisa dijama&#8217;. Selepas Isya, masih pula aku bergelut dengan laptop yang kuperoleh dengan berhutang lagi-lagi dengan alasan mencari sesuap nasi. Tidur malam jam 01.00 sudah menjadi hal yang lumrah bahkan kebiasaan. Akibatnya shubuh pun selalu berlomba dengan nongolnya sang mentari di ufuk timur. Lalu lingkaran iblis ini pun berlanjut kembali keesokan harinya. Mana alokasi waktu untuk bertaubat dan bersyukur?? Uhh&#8230;bodohnya aku.<img src="/wp-content/emote/109.gif" alt="" width="25" height="18" /></p>
<p style="text-align: justify;">Malam ini malam ke 19 ramadhan. Beberapa hari lagi jutaan manusia muttaqiin akan menuai fithrah. Sedangkan aku??&#8230;tidak ada yang aku peroleh dari Ramadhan ini selain lapar dan dahaga<img src="/wp-content/emote/102.gif" alt="" width="44" height="18" />. Entah berapa Ramadhan lagi aku harus menempuh jalan-jalan iblis seperti ini&#8230;meskipun aku sangat ingin melepaskan kondisi ini dan bertafakkur seumur hidup di dalam sejuknya masjid pesantren, meneguk segarnya siraman rohani, dan melahap lezatnya lantunan ayat-ayat kalamullah.<img src="/wp-content/emote/45.gif" alt="" width="23" height="18" /></p>
<p style="text-align: justify;">Wahai Pemilik Jiwaku, mudah-mudahan Engkau masih berkenan memberikan kesempatan padaku untuk melepaskan diri dari belenggu ini dan berlari mendekat padaMu..<img src="/wp-content/emote/63.gif" alt="" width="18" height="18" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adhie.e-nixsoft.com/index.php/2009/09/10/ramadhan-ini-kecewa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kejenuhan kembali melanda</title>
		<link>http://adhie.e-nixsoft.com/index.php/2009/07/12/kejenuhan-kembali-melanda/</link>
		<comments>http://adhie.e-nixsoft.com/index.php/2009/07/12/kejenuhan-kembali-melanda/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 Jul 2009 18:57:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fightmaster</dc:creator>
				<category><![CDATA[Just Diary]]></category>
		<category><![CDATA[gaji bulanan]]></category>
		<category><![CDATA[karyawan tetap]]></category>
		<category><![CDATA[kehidupan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adhie.e-nixsoft.com/?p=156</guid>
		<description><![CDATA[Malam  ini kembali saya dilanda kejenuhan dalam rutinitas hidup yang monoton. Dinamika yang terjadi dalam hidup saya sampai dengan saat ini masih berjalan di tempat. Ditambah lagi dengan pekerjaan-pekerjaan membosankan di kantor yang tidak kunjung usai. Project-project pengembangan dari developer terdahulu yang masih dengan logika-logika &#8220;cupu&#8221; dilengkapi dengan nihilnya dokumentasi, user-user yang tidak jelas keinginannya, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Malam  ini kembali saya dilanda kejenuhan dalam rutinitas hidup yang monoton. Dinamika yang terjadi dalam hidup saya sampai dengan saat ini masih berjalan di tempat<img src="/wp-content/emote/46.gif" alt="" width="24" height="18" />. Ditambah lagi dengan pekerjaan-pekerjaan membosankan di kantor yang tidak kunjung usai. Project-project pengembangan dari developer terdahulu yang masih dengan logika-logika &#8220;cupu&#8221; dilengkapi dengan nihilnya dokumentasi, user-user yang tidak jelas keinginannya, disempurnakan dengan sarana development yang pas-pasan membuat saya semakin bad mood. Beberapa upaya saya untuk menimbulkan sedikit riak dinamika dalam aliran konstan hidup saya pun sia-sia. Hampir dua tahun saya habiskan umur di Jakarta dengan kehidupan yang masih begini-begini saja<img src="/wp-content/emote/102.gif" alt="" width="44" height="18" />.<span id="more-156"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Beberapa waktu lalu saya sempat berbincang dengan beberapa teman dalam organisasi di bangku kuliah dahulu.  Kebetulan mereka sudah menjadi karyawan-karyawan tetap di perusahaan tempat mereka bekerja&#8230;dan mereka  sudah menikah<img src="/wp-content/emote/41.gif" alt="" width="18" height="18" />. Diantaranya bahkan telah memiliki putra/putri. Tentunya semua fasilitas wajib untuk label karyawan sebuah perusahaan sudah mereka miliki. Jaminan Kesehatan untuk diri dan keluarganya, tunjangan ini-itu-tetek-bengek tentunya sudah tidak perlu diragukan lagi.  Begitu tenangnya mereka dengan kondisi monoton yang membelenggu kehidupan mereka. Selama 5-7 tahun bekerja di satu perusahaan dengan gaji yang bisa dibilang flat (karena kenaikan gajinya jika dihitung hanya sebanding dengan inflasi setiap tahunnya)  tetapi mereka sangat nyaman dengan kondisi itu. Hidup di rumah petak kontrakan tanpa tahu kapan bisa memiliki rumah sendiri, tanpa berpikir bagaimana jika tiba-tiba diPHK secara sepihak oleh perusahaan, membuat mereka tenang dalam menjalani hidupnya. Yang saya herankan kebanyakan orang yang saya temui memiliki pemikiran yang hampir sama dengan pemikiran teman2 saya ini<img src="/wp-content/emote/106.gif" alt="" width="40" height="18" />.</p>
<p style="text-align: justify;">Karena pemikiran-pemikiran semacam ini terjadi secara umum, saya mulai berpikir jangan-jangan otak saya yang mulai nggak bener. Kenapa saya justru menginginkan dinamika dalam hidup sementara orang lain sudah cukup puas dan tenang dengan keadaan yang mereka saat ini? Bukankan kita hidup untuk mencari ketenangan?? demikian selintas benak saya berbicara. Akan tetapi saya justru berpikir bagaimana saya bisa tenang jika seumur hidup tinggal di rumah kontrakan kecil, lalu berpasrah diri jika tiba-tiba diPHK, kemudian ditendang keluar rumah oleh pemilik kontrakan karena tidak mampu membayar kontrakan, lantas diciduk kamtibmas karena mengemis demi menghidupi keluarga.<img src="/wp-content/emote/109.gif" alt="" width="25" height="18" /> Dan semuanya ternyata hanya berawal dari hidup yang monoton dan ketergantungan pada gaji bulanan yang flat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adhie.e-nixsoft.com/index.php/2009/07/12/kejenuhan-kembali-melanda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>3 bulan setelah ejection seat</title>
		<link>http://adhie.e-nixsoft.com/index.php/2009/04/05/3-bulan-setelah-ejection-seat/</link>
		<comments>http://adhie.e-nixsoft.com/index.php/2009/04/05/3-bulan-setelah-ejection-seat/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Apr 2009 18:55:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fightmaster</dc:creator>
				<category><![CDATA[Just Diary]]></category>
		<category><![CDATA[company]]></category>
		<category><![CDATA[karyawan]]></category>
		<category><![CDATA[kenangan]]></category>
		<category><![CDATA[management]]></category>
		<category><![CDATA[pengunduran diri]]></category>
		<category><![CDATA[persaudaraan]]></category>
		<category><![CDATA[perusahaan IT]]></category>
		<category><![CDATA[romantic]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adhie.e-nixsoft.com/?p=100</guid>
		<description><![CDATA[Sebenarnya tulisan ini ingin saya blog-kan pada tanggal 1 maret kemarin. Ya&#8230;tepat 3 bulan setelah ejection seat saya lontarkan dari Satu-satunya, dan memulai penerbangan saya yang baru. Akan tetapi kesibukan di Perusahaan yang baru membuat saya tidak sempat melakukannya saat itu. Saat ini seluruh karyawan seperjuangan saya di tim teknis Satu-satunya telah meng-eject seat-nya masing-masing [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Sebenarnya tulisan ini ingin saya blog-kan pada tanggal 1 maret kemarin. Ya&#8230;tepat 3 bulan setelah ejection seat saya lontarkan dari <a href="http://adhie.e-nixsoft.com/index.php/2008/11/10/akhirnya-kursi-pelontar-itu-dilontarkan/">Satu-satunya</a>, dan memulai penerbangan saya yang baru. Akan tetapi kesibukan di Perusahaan yang baru membuat saya tidak sempat melakukannya saat itu. Saat ini seluruh karyawan seperjuangan saya di tim teknis Satu-satunya telah meng-eject seat-nya masing-masing dan menjalani penerbangan mereka dengan berbagai dinamika dan liku-liku kehidupan mereka yang beragam<img class="alignnone" src="http://adhie.e-nixsoft.com/wp-content/emote/6.gif" alt="" width="42" height="18" />. Sementara saya, alhamdulillah, telah menemukan kenyamanan di perusahaan tempat saya bekerja sekarang<img class="alignnone" src="http://adhie.e-nixsoft.com/wp-content/emote/113.gif" alt="" width="39" height="18" />.<span id="more-100"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Di awal saya masuk di perusahaan ini, kerinduan saya terhadap rekan-rekan kerja terdahulu terus membayangi sehingga sedikit mempengaruhi konsentrasi dan performansi kerja. Ada sedikit keraguan apakah saya mampu membentuk persaudaraan baru dengan rekan-rekan kerja saya di sini<img class="alignnone" src="http://adhie.e-nixsoft.com/wp-content/emote/17.gif" alt="" width="18" height="18" />. Tentu saja yang saya harapkan bukanlah persaudaraan seperti yang pernah terbentuk di Satu-satunya, karena persaudaraan yang pernah terbentuk di sana tidak pernah ada duanya&#8230;udah jelas, namanya saja Satu-satunya <img class="alignnone" src="http://adhie.e-nixsoft.com/wp-content/emote/21.gif" alt="" width="18" height="18" />. Akan tetapi yang saya harapkan di sini adalah persaudaraan yang baru dengan nuansa baru yang memiliki karakteristik tersendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">Hari demi hari saya jalani di perusahaan ini dengan setumpuk pekerjaan IT yang lumayan banyak. Maintenance beberapa aplikasi web yang telah ada,  membangun aplikasi-aplikasi web baru, sampai dengan  membenahi program aplikasi dari programmer-programmer terdahulu yang posisinya saat ini saya gantikan. Hal tersulit bagi saya adalah membenahi aplikasi yang ditinggalkan programmer-programmer terdahulu, karena ternyata aplikasi yang saya benahi adalah aplikasi yang telah di-develop lebih dari 2 generasi programmer <img class="alignnone" src="http://adhie.e-nixsoft.com/wp-content/emote/18.gif" alt="" width="34" height="18" />. Artinya saya harus mempelajari dan memahami logika dari programmer pioneer sampai dengan programmer-programmer yang melanjutkan development aplikasi sebelum saya bergabung dengan perusahaan ini dan menyelesaikan kekurangan-kekurangan pada aplikasi sehingga dapat diimplementasikan.  Yang lebih parah, programmer terdahulu dan programmer pelanjut memiliki kemampuan skill yang berbeda platform bahasa pemrograman sehingga saya harus melanjutkan juga dalam bahasa-bahasa itu untuk menyelesaikannya. Terus terang, apabila saya memiliki lebih banyak waktu untuk menyelesaikannya, saya memilih untuk membangun aplikasi itu dari awal dengan struktur-struktur yang jelas.<img class="alignnone" src="http://adhie.e-nixsoft.com/wp-content/emote/39.gif" alt="" width="18" height="18" /> Sayangnya target perusahaan yang ketat memaksa saya hanya bisa melanjutkan apa yang sudah ada apabila tidak ingin performansi kerja dan kontribusi saya terhadap perusahaan ini nihil. Alhamdulillah, saat ini beberapa aplikasi sudah saya selesaikan dengan baik dan telah diimplementasikan meskipun harus &#8220;membelah otak&#8221; saya untuk memikirkan logika dalam beberapa bahasa pemrograman <img class="alignnone" src="http://adhie.e-nixsoft.com/wp-content/emote/10.gif" alt="" width="18" height="18" />.</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara itu, hubungan saya dengan rekan-rekan di perusahaan ini semakin akrab. Tanpa terasa persaudaraan yang saya harapkan telah terjalin dengan sendirinya sejalan dengan kekompakan kerja. Kenyamanan mulai saya rasakan dalam komunitas ini meskipun dalam ritme kerja yang tinggi.  Ditambah lagi atasan-atasan yang mengayomi dan mau mengerti bawahan, membuat kami segan apabila performansi kerja kami tidak sesuai dengan harapan. Beberapa rekan di divisi lain memang ada yang mengeluh dengan kurangnya fasilitas yang diberikan oleh perusahaan.  Bahkan banyak juga yang mengundurkan diri dengan berbagai alasan. Saya hanya tersenyum dan sambil mendengarkan curhat mereka saya berkata dalam hati, &#8220;ah cuma segitu aja udah mengeluh&#8230;saya udah pernah mengalami yang lebih parah di Satu-satunya&#8221;..hahahahaha. Paling tidak, di sini saya belum pernah mengalami memperoleh instruksi pekerjaan jam 5 sore dan harus selesai besok jam 7 pagi yang membuat saya harus menghabiskan 2 pack rokok dan 5 gelas kopi agar memperoleh insomnia semalaman demi pekerjaan tanpa uang lembur dengan alasan tanggung jawab seperti yang pernah saya alami di Satu-satunya<img class="alignnone" src="http://adhie.e-nixsoft.com/wp-content/emote/105.gif" alt="" width="23" height="18" />.</p>
<p style="text-align: justify;">Menengok ke Satu-satunya, beberapa rekan yang masih bekerja di sana bercerita bahwa Satu-satunya melakukan rekruitmen besar-besaran untuk menggantikan kami yang telah mengundurkan diri. Seperti biasa, persyaratan untuk bisa melamar kesana cukup membuat para pelamar fresh graduate minggir. Pelamar berpengalaman pun harus membuka kitab C#, PHP, ASP, Java untuk menghadapi test sebagai programmer. Saya langsung berpikir,<img class="alignnone" src="http://adhie.e-nixsoft.com/wp-content/emote/71.gif" alt="" width="18" height="18" /> ini  pasti bakalan konyol ending-nya.  Dan penonton pun terkekeh..test-nya dilakukan oleh Sarjana Ekonomi dan Sarjana Hukum. Direktur IT yang menjadi atasan saya dahulu tidak dilibatkan. Beberapa yang terseleksi (entah apa parameternya) pun langsung bekerja. Pekerjaan utamanya: membuat USTEK (yang seharusnya pekerjaan marketing)  menggunakan software Microsoft Word&#8230;bajakan. Lalu di mana menerapkan PHP, C# dan blabla yang disyaratkan sebelumnya<img class="alignnone" src="http://adhie.e-nixsoft.com/wp-content/emote/106.gif" alt="" width="40" height="18" />?? Hehe..ya begitulah yang pernah saya alami juga saat di Satu-satunya. Kalau mengenang kembali saat masih di Satu-satunya kadang-kadang saya tersenyum sendiri. Andaikan manajemen memiliki sedikit rasa kemanusiaan dan menghargai karyawannya, saya yakin saat ini Satu-satunya tentu telah menjadi perusahaan IT yang cukup besar dengan karyawan-karyawan potensial  dan tangguh yang loyal serta memiliki persaudaraan yang indah&#8230;..dan saya masih berada di sana bersama mereka..betapa bangganya.</p>
<p style="text-align: justify;">Saat ini semua telah berubah. Meskipun saya yakin sedikit banyak rekan-rekan juga memiliki pemikiran-pemikiran seperti ini. Mereka pun telah memiliki jalan hidup mereka masing-masing meskipun persaudaraan masih terjalin melalui milis, atau pun acara-acara insidental yang sengaja diadakan untuk mempererat  silaturahmi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adhie.e-nixsoft.com/index.php/2009/04/05/3-bulan-setelah-ejection-seat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tahun Pertama di Jakarta mengajarkan komitmen</title>
		<link>http://adhie.e-nixsoft.com/index.php/2009/01/01/tahun-pertama-di-jakarta-mengajarkan-komitmen/</link>
		<comments>http://adhie.e-nixsoft.com/index.php/2009/01/01/tahun-pertama-di-jakarta-mengajarkan-komitmen/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Jan 2009 03:51:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fightmaster</dc:creator>
				<category><![CDATA[Just Diary]]></category>
		<category><![CDATA[company]]></category>
		<category><![CDATA[belajar komitmen]]></category>
		<category><![CDATA[kehidupan jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[kehidupan karyawan IT]]></category>
		<category><![CDATA[komitmen]]></category>
		<category><![CDATA[perjalanan hidup]]></category>
		<category><![CDATA[tahun baru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adhie.e-nixsoft.com/?p=69</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 2008 baru saja terlewatkan tadi malam. Tahun yang penuh dengan dinamika dalam kehidupan saya. Lingkungan kerja yang berat dan tidak sesuai hidup saya, perjalanan cinta yang telah mencapai pelabuhan baru sebagai harapan akhir, persahabatan dan persaudaraan baru yang erat, semuanya tampil dalam slideshow kehidupan saya di tahun 2008. Di luar itu, beberapa kejadian juga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://adhie.e-nixsoft.com/wp-content/uploads/2009/01/dsc00141.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-73" title="jakarta" src="http://adhie.e-nixsoft.com/wp-content/uploads/2009/01/dsc00141-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Tahun 2008 baru saja terlewatkan tadi malam. Tahun yang penuh dengan dinamika dalam kehidupan saya. Lingkungan kerja yang berat dan tidak sesuai hidup saya, perjalanan cinta yang telah mencapai pelabuhan baru sebagai harapan akhir, persahabatan dan persaudaraan baru yang erat, semuanya tampil dalam slideshow kehidupan saya di tahun 2008. Di luar itu, beberapa kejadian juga terjadi di sekitar saya yang banyak memberikan pelajaran tentang komitmen. Mulai dari penghancuran komitmen kerja yang menyebabkan saya terpaksa hengkang dari perusahaan yang lama sampai dengan sebuah ikatan semu dua insan yang oleh pengikatnya disebut komitmen akan tetapi saya menyebutnya sebagai komitmen loncatan menuju komitmen lain <img class="alignnone" src="http://adhie.e-nixsoft.com/wp-content/emote/4.gif" alt="" width="18" height="18" />.<span id="more-69"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Di awal tahun 2008, saya berangkat ke Jakarta untuk memenuhi panggilan kerja dari sebuah perusahaan IT (<img class="alignnone" src="http://adhie.e-nixsoft.com/wp-content/emote/21.gif" alt="" width="18" height="18" /> sebenarnya maksud saya &#8220;terpanggil untuk bekerja&#8230;demi sesuap nasi&#8221; hehe <img class="alignnone" src="http://adhie.e-nixsoft.com/wp-content/emote/4.gif" alt="" width="18" height="18" /> ). Sebut saja nama perusahaan itu : Satu-satunya. Istilah ini mengutip dari seorang teman untuk menggambarkan  betapa kacaunya manajemen perusahaan itu yang tidak ada duanya <img class="alignnone" src="http://adhie.e-nixsoft.com/wp-content/emote/24.gif" alt="" width="30" height="18" />. Dalam rencana hidup saya, tidak pernah tertulis kata &#8220;Jakarta&#8221; bahkan sejak rencana itu di buat. Bahkan saya sempat bersikap Anti-Jakarta karena bayangan kehidupan yang semrawut, anarkis, dan tidak teratur. Akan tetapi takdir sebagai praktisi IT yang menyebabkan saya harus menerjang hal-hal itu jika ingin makan. Ya iya laahh&#8230;bagaimana saya bisa hidup kalau saya hanya mampu di bidang IT kalau saya hidup di tengah sawah pedesaan tanpa jaringan internet ataupun keyboard dibawah telapak tangan saya.</p>
<p style="text-align: justify;">Perjalanan hidup saya pun berlanjut. Di awal saya bekerja, perusahaan ini belum menunjukkan bahwa komitmen kerja itu akan diingkari. Proyek-proyek IT saya selesaikan dengan baik, bahkan beberapa di antaranya mendapatkan apresiasi dari sejumlah pihak di luar perusahaan. Rekan-rekan kerja yang akrab dan begitu erat mengikat tali persaudaraan membuat saya begitu nyaman dengan komunitas ini meskipun sejalan dengan itu manajemen mulai menunjukkan gelagat tidak beres. Begitu nyamannya saya dalam komunitas ini hingga tanpa saya sadari hati saya mulai terikat dengan seorang rekan wanita. Kisah itu kemudian berlanjut sampai dengan saat saya menulis blog ini dengan berbagai dinamika dan romantismenya. Sedangkan kisah lama pun berakhir &#8230; juga karena kehampaan komitmen.</p>
<p style="text-align: justify;">Di pertengahan tahun 2008, saya terlibat dalam sebuah proyek perencanaan blue print IT untuk sebuah instansi pemerintah. Dalam proyek ini saya berkenalan dengan seorang master ahli metadata lulusan Thailand. Pola pikir sang master yang low profile ini sedikit banyak telah mempengaruhi pola pikir saya dalam menilai dan menyikapi masalah. Kelak beliau juga salah satunya yang membuat saya merasa berat meninggalkan Satu-satunya. Istilah &#8216;Satu-satunya&#8217; ini juga berasal dari beliau. Rahasia kenyamanan bekerja bersama beliau ternyata kembali lagi kepada kata mutiara tadi : komitmen. Hanya dengan tim berisikan 3 orang tenaga IT, beliau bisa membawa pekerjaan berjalan tertib sesuai dengan perencanaan. Lagi-lagi rahasianya adalah komitmen yang dipegang oleh setiap anggota tim. Sayangnya sang master juga &#8216;tersedak&#8217;  oleh pelecahan komitmen oleh manajemen perusahaan Satu-satunya yang semakin berani berulah.</p>
<p style="text-align: justify;">Menjelang Ramadhan dan lebaran, rekan wanita pengikat hati saya yang tadi saya ceritakan di atas hengkang dari Satu-satunya. Perlakuan tidak manusiawi terhadapnya membuat dia tidak bisa bertahan.  Sedangkan pihak manajemen tidak bereaksi meskipun komunitas di level bawah mulai bergejolak, entah acuh ataukah memang tidak tahu. Kepercayaan karyawan terhadap manajemen Satu-satunya pun mulai hilang. Pihak manajemen masih menganggap mereka paling benar dan akan SELALU MENANG menghadapi KELUHAN karyawan. Menang melawan orang yang mengeluh&#8230;layakkah itu??? Apakah saya keliru kalau menganggap itu sebuah arogansi? Yah&#8230;bagaimanapun itulah yang terjadi. Diam-diam beberapa rekan telah mempersiapkan diri untuk pindah ke perusahaan lain yang saya ibaratkan dengan ejection-seat atau kursi pelontar di pesawat tempur yang biasanya digunakan pilot untuk menyelamatkan diri.</p>
<p style="text-align: justify;">Ramadhan berakhir, lebaran pun usai. Satu minggu masuk kerja, seorang rekan kerja yang paling expert di level kami mengundurkan diri. Dua minggu kemudian seorang rekan meyusul mengundurkan diri pula. Di awal November, 2 orang karyawan mengundurkan diri (saya salah satunya). Di awal Desember, 2 orang rekan juga menyusul mengundurkan diri. Sementara itu beberapa yang lainnya bimbang untuk melanjutkan kontrak yang ditawarkan. weeeewww&#8230;.akhirnya ejection-seat berlontaran tak terkendali <img class="alignnone" src="http://adhie.e-nixsoft.com/wp-content/emote/105.gif" alt="" width="23" height="18" />. Sementara itu saya masih memanfaatkan sisa waktu saya di Satu-satunya dengan menyelesaikan proyek limpahan dari rekan yang mengundurkan diri terdahulu sampai dengan akhir November.</p>
<p style="text-align: justify;">Awal Desember, saya mulai bekerja di sebuah perusahaan IT yang berada di bawah naungan sebuah group besar. Rencana masa depan mulai bisa disusun mulai saat ini baik karir, pengembangan diri, rencana berkeluarga, dan usaha sampingan sudah ada flowchartnya dalam benak saya. Sebuah langkah ringan telah saya lakukan di akhir tahun ini. Yup&#8230;<img class="alignnone" src="http://adhie.e-nixsoft.com/wp-content/emote/109.gif" alt="" width="25" height="18" />kenalan sama camer..xixixii <img class="alignnone" src="http://adhie.e-nixsoft.com/wp-content/emote/5.gif" alt="" width="18" height="18" />. Eits&#8230;tapi bagi saya itu sebuah langkah ringan yang berarti<img class="alignnone" src="http://adhie.e-nixsoft.com/wp-content/emote/76.gif" alt="" width="36" height="18" />. Karena itu adalah sebuah awal untuk melakukan langkah selanjutnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Di awal Desember ini pula saya mendapati kenyataan lain yang dialami dua orang teman berbeda gender yang tadinya saling mencintai namun akhirnya kandas. Lagi-lagi permasalahannya adalah kurang mantapnya komitmen. Mungkin juga karena terburu-buru membuat komitmen sehingga harus berakhir dengan perpisahan. Karena ternyata salah satu dari mereka baru menyadari bahwa dia terlalu cepat membuat komitmen baru setelah merasa sebelumnya pernah gagal membuat komitmen. Atau bahkan mungkin belum mengerti apa itu komitmen. Dalam waktu yang hampir bersamaan, nun jauh di luar jakarta, di Kota Malang tempat saya dahulu menuntut ilmu, hal serupa juga terjadi pada kedua adik seperguruan saya. Saya tidak bisa berkomentar apa-apa terhadap mereka atau siapa yang harus disalahkan. Karena memang ini bukan hal yang layak untuk diperdebatkan karena bukan sesuatu yang logis. Hanya sebuah penilaian tentang makhluk berjuluk tiang negara ini :</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><code>Jangan pernah membuat komitmen dengan wanita atas dasar logika. Karena anda pasti akan sakit hati apabila perasaannya memilih logikanya sendiri. Anda tidak bisa menyalahkan kenapa wanita seperti itu karena seperti itulah kodratnya.<br />
</code></p>
</blockquote>
<p>Tahun 2008 benar-benar penuh dengan pelajaran mengenai komitmen. Sehingga cukup layak apabila dalam kehidupan saya hingga saat ini, shio komitmen jatuh pada tahun 2008  <img class="alignnone" src="http://adhie.e-nixsoft.com/wp-content/emote/39.gif" alt="" width="18" height="18" />.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adhie.e-nixsoft.com/index.php/2009/01/01/tahun-pertama-di-jakarta-mengajarkan-komitmen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Fast Adaptation to Survive</title>
		<link>http://adhie.e-nixsoft.com/index.php/2008/12/10/fast-adaptation-to-survive/</link>
		<comments>http://adhie.e-nixsoft.com/index.php/2008/12/10/fast-adaptation-to-survive/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Dec 2008 15:20:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fightmaster</dc:creator>
				<category><![CDATA[Just Diary]]></category>
		<category><![CDATA[company]]></category>
		<category><![CDATA[better job]]></category>
		<category><![CDATA[brotherhood]]></category>
		<category><![CDATA[ejection seat]]></category>
		<category><![CDATA[management]]></category>
		<category><![CDATA[programmer life]]></category>
		<category><![CDATA[survive]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adhie.e-nixsoft.com/?p=64</guid>
		<description><![CDATA[It was more than a week ago I left the old company with my &#8216;ejection seat&#8217;. Now I have work at another bigger company with my big ambitions. I know it&#8217;s too early to assume that the company has a better management than the old one . I realize that every environment has good and [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">It was more than a week ago I left the old company with my &#8216;ejection seat&#8217;. Now I have work at another bigger company with my big ambitions. I know it&#8217;s too early to assume that the company has a better management than the old one <img class="alignnone" src="http://adhie.e-nixsoft.com/wp-content/emote/67.gif" alt="" width="22" height="18" />. I realize that every environment has good and bad sides. But I feel my new company is a better environment for me, for now <img class="alignnone" src="http://adhie.e-nixsoft.com/wp-content/emote/4.gif" alt="" width="18" height="18" />. Better feel, better job, better salary <img class="alignnone" src="http://adhie.e-nixsoft.com/wp-content/emote/64.gif" alt="" width="18" height="18" />, and better challenge make me excited to survive here.</p>
<p style="text-align: justify;">In several my starting days, I felt so missed my friends in the old company . Of course it strikes my heart because of our strong bond of brotherhood for a long time couldn&#8217;t be forgotten as soon as it <img class="alignnone" src="http://adhie.e-nixsoft.com/wp-content/emote/20.gif" alt="" width="22" height="18" />. But later it isn&#8217;t a problem. Everybody has a right to determine his/her life destination with the way to reach it. But brotherhood and friendship would never die even after ejection seats spread <img class="alignnone" src="http://adhie.e-nixsoft.com/wp-content/emote/6.gif" alt="" width="42" height="18" />.</p>
<p style="text-align: justify;">We&#8217;ll see&#8230;what will happened then. Nobody can predict anything in the future even me. I still run and see the environment. I hope it would be my last airport&#8230;<img class="alignnone" src="http://adhie.e-nixsoft.com/wp-content/emote/63.gif" alt="" width="18" height="18" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adhie.e-nixsoft.com/index.php/2008/12/10/fast-adaptation-to-survive/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
